Rabu, 01 Mei 2013

Resensi Film "Perahu Kertas"

Resensi Film

Jenis Film         : Drama
Judul Film         : Perahu Kertas
Pemeran     : Maudy Ayunda, Adipati Dolkin, Reza    Rahardian, Sylvia Fully R, Fauzan Smith,
  Tyo Pakusadewo, Elyza Mulachela, Ben Kasyafani.
Produser          : Chand Parwez Servia, Putut Widjanarko
Sutradara         : Hanung Bramantyo
Penulis              : Dewi “Dee” Lestari
Durasi              : 100 menit / 1 jam 40 menit
Tanggal edar     : Selasa, 04 Oktober 2012
Alur                  : Maju, dikarenakan dalam film ini sang sutradara tidak ada flash back dan tidak
                          Menayangkan kejadian masa lalu di dalam cerita.
Produksi           : StarVision, MizanProductions & Dapur Film.

SINOPSIS

Perahu Kertas sebuah film karya sutradara muda berbakat Hanung Bramantyo, adaptasi novel karya Dewi “Dee” Lestari. Mengisahkan pasnag surut dua anak manusia, yaitu Kugy yang diperankan oleh “Maudy Ayunda” dan Keenan yang diperankan oleh “Adipati Dolken”. Kisah bermula ketika mereka berdua kuliah di Bandung. Kugy, yang bercita-cita ingin menjadi penulis dongengkuliah di fakultas sastra
. Ia punya kebiasaan unik, yaitu dia suka membuat perahu kertas yang kemudian diarungkannyadi sungai. Keenan, pelukis muda berbakat, yang kemudian dipaksa oleh ayahnya untuk kuliah di fakultas ekonomi.
Bersama dengan sahabat Kugy sejak kecil, Nony yang diperanakn oleh “Sylvia Fully R”, serta pacar Noni, Yakni Eko yang diperankan oleh “Fauzan Smith” yang juga adalah sepupu Keenan, mereka berempat menjadi geng kompak.dari semula yang saling mengagumi, Kugy dan Keenan diam-diam saling jatuh cinta. Tapi berbagai hal menghalangi mereka. Tak hanya itu persahabatan Kugy dan Noni pecah ketika Kugy, demi menjaga hatinya, tak datang pada pesta ulang tahun Noni yang diadakan di rumah Wanda.

Keenan kemudian pergi ke rumah pak Wayan yang diperankan oleh “Tyo Pakusadewo”, seorang pelukis ternama yang juga teman Lena Ibunya Keenan yang sekaligus mentor Keenan melukis. Dalam suasana hati yang gundah, kreatifitas Keenan melukis buntu. Ludhe yang diperankan oleh “Elyzian Mulachela”, keponakan Pak Wayan, berhasil mengembalikan semangat Keenan. Seorang kolektor langganan galeri Wayan bernama Remi yang diperankan oleh “Reza Rahardian” menjadi pembeli pertama. Ingin cepat meninggalkan Bandung dan lingkungan lamanya, Kugy berjuang untuk lulus cepat. Begitu lulus sidang kakak Kugy yang bernama Karel yang diperankan oleh “Ben Kasyafani” membantu agar Kugy magang di biro iklan bernama AdVocaDo milik temannya, yaitu Remi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar